SHOLAT TAHAJUD DI MESJID MARTAPURA 1999
Ketika saya bertugas di Banjarmasin th 1997- 1999, Martapura sudah dikenal sbg kota Intan Permata. Banyak orang dari seluruh pelosok Nusantara datang ke Martapura utk membeli berlian dan batu batu mulia, mutu manikam, baik utk dipakai sendiri maupun utk di perdagangkan kembali.
Selain itu Martapura juga dikenal dgn keberadaan Guru Ijay di Padepokan Sekumpul. Guru Ijay dikenal karena doa nya yang ampuh shg banyak orang dari luar kota maupun luar negeri (bahkan pejabat tinggi) datang ke Martapura khusus nya ke Padepokan Sekumpul utk minta di doakan oleh Guru Ijay.
Satu malam di bulan puasa saya dengar dari Boss saya bahwa Guru Ijay akan memimpin Sholat "Tahajud Bareng" di Mesjid Martapura. Waktu itu memang sdh masuk 10 hari Lailatul Qadar. Maka kami pun berangkat menuju Mesjid Martapura, saya bersama Boss saya.
Kami berangkat dari Banjarmasin jam 24.00 malam karena sholat nya akan dilaksanakan di Mesjid Agung Martapura pada jam 02.00 dini hari. Betapa terkejut hati saya ketika tiba dilokasi melihat sudah banyak orang disana padahal kami tiba satu jam sebelum jadwal ..
Mesjid Martapura yg besar megah dan punya halaman parkir luas sdh penuh sesak oleh manusia termasuk di halaman parkir nya sudah penuh oleh hamparan sajadah.
Alhamdulillah akhirnya kami masih dapat tempat untuk menggelar dua sajadah kami di halaman parkir yg agak jauh dari mesjid namun agak tinggi sehingga bisa melihat sekitar dengan lebih leluasa.
Kami duduk dan berdoa khusyuk sambil menanti dimulai nya Sholat Tahajud.
Menjelang jam 02.00 saya terkejut melihat orang berlarian ke suatu tempat, rupanya pak Kiayi sdh tiba di halaman mesjid. Orang berebut mendekati sang Guru Ijay untuk sekedar bisa mencium tangan nya. Saya kagum melihat sebegitu nya orang menghormati sang Guru.
Setelah sholat selesai kami berdua pulang ke Banjarmasin. Jendela mobil sengaja kami buka karena kami tak menyalakan AC, Boss sedang kurang enak badan.
Terlihat dgn jelas bahwa angin tak bertiup krn daun daun di pohon sama sekali tak bergerak. Ada aroma khas ketika mobil bergerak menjauhi Mesjid Martapura.
Berkat ikut sholat Tahajud di Mesjid Martapura malam itu, Alhamdulillah Permohonan kami didengar oleh Yang Maha Kuasa dan mendapat kan jawaban nya.
Mula2 Boss saya yang di pindah ke Surabaya. Tiga bulan kemudian atas perkenan Allah SWT saya juga ditarik kembali ke Jkt.
Comments
Post a Comment