LISA (Liga Sepakbola Anggarran)

LISA (Liga Sepakbola Anggaran)
Saya beruntung bisa mengikuti Liga sepakbola yang terselenggara dgn disiplin selama 5 tahun (1995 - 2000) di lingkungan kantor kami (Kantor Pusat Direktorat Jenderal Anggaran). Saat itu Kemenkeu belum melaksanakan Reorganisasi, sehingga Ditjen Anggaran belum terpisah dgn Ditjen Perbendaharaan, aparat perencanaan anggaran dan aparat pelaksanaan anggaran masih jadi satu).
Liga Sepakbola tersebut diberi nama LISA dari singkatan Liga Sepakbola Anggaran, dan dibagi dalam dua kelas yaitu kelas Senior (eksekutif) dan kelas Junior (pelaksana). Dipertandingkan secara 1/2 kompetisi setiap hari sabtu di lapangan Milik kami sendiri di Citeureup.
Kompetisi di kelas Junior dipertandingkan antara 13 kesebelasan junior.. sedangkan di kelas Senior antara 13 kesebelasan senior.
Mulanya banyak diantara kami para pegawai cuma ikut ikutan saja datang ke lapangan citeureup sekedar untuk memenuhi quota, krn setiap direktorat mmg diwajibkan punya kesebelasan junior maupun senior.
Tapi lama kelamaan, koq bisa juga muncul fanatisme dalam diri kami. Ternyata kami ingin membela Tim (direktorat) kami sekuat tenaga.
Selain itu memang tak dapat dipungkiri bahwa diantara kami telah mulai muncul pemikiran mengenai manfaat berolahraga bagi kami sendiri.
Pertama, tentunya badan kami otomatis jadi sehat, dan kedua mulai terasa banyak kenalan dengan para pegawai dari direktorat lain. Semula ada pengkotak kotak an diantara pegawai dari unit eselon II yg jumlah nya ada 7 direktorat plus 1 kanwil Jakarta plus 1 gabungan kantorr setimgkat es III yg ada di Jkt. (7 + 1 + 1 = 9).
Dan memang itulah sebenarnya sasaran yg paling penting yang diinginkan oleh pimpinan kami tertinggi saat itu (bpk Darsjah). "Rasa Persatuan Yang Tinggi Dalam Korps Direktorat Jenderal Anggaran".
Nah begitulah yang kami lakukan, setiap hari sabtu, pagi pagi sekali kami sudah berangkat dari rumah, menuju lapangan Citeureup. Lapangan yang dibangun di komplek perumahan milik Direktorat Jenderal Anggaran oleh Yayasan Anggraeni.
Setiap sabtu jam 06.30, dimulai dengan upacara sederhana (setiap direktorat membentuk barisan sambil membawa benderanya masing2) menghadap kpd pimpinan upacara (ini boleh dibilang seperti absensi)..
Selanjutnya ada pembacaan doa dan diteruskan dengan senam pemanasan sebelum dimulai nya pertandingan yg dilaksanakan model 1/2 kompetisi.
Mula nya hanya ada 9 kesebelasan dari unit2 yg ada di Jakarta. lama kelamaan berkembang jadi 12 kesebelasan, ketika Bandung, Serang dan Bogor mulai ikut liga.
Tiap kesebelasan akan bermain sebanyak 11 x melawan kesebelasan2 lain nya, maka dari itu diatur jadwal yg padat, setiap hari sabtu ada 6 pertandingan (3 pertandingan club junior dan 3 pertandingan club senior). Msg msg pertandingan berlangsung selama 2 x 25 menit, itu berarti kami bisa bisa selama 6 jam berada di lapangan. Untung lah stadion nya mempunyai atap (tak kalah bagus dgn stadion profesional).
Kini setelah masa berlalu.. banyak diantara kami para pensiunan merasa bhw penyelenggaraan LISA setiap hari sabtu di lapangan itu sangat bekesan dihati, pegawai pegawai bisa saja di pindah dari jayapura ke Jkt gara gara pintar main sepakbola Ha Ha Ha.
Selain itu acara di lapangan dimeriahkan oleh Band The DIPPER yg siap mengiringi bpk2 / ibu2 yg mau sumbangkan lagu, dan selalu tersedia aneka makanan yg dibawa oleh ibu ibu Dharma Wanita yg kebetulan direktorat nya mendapat giliran tugas sebagai tuan rumah penyelenggara di lapangan. Meriah sekali.
Setidaknya ada rasa bahagia muncul didalam hati ini bila saya bisa kembali mengingat hal hal kecil yg terselip sebagai asam garam nya kegiatan masa tersebut.
2

Comments